Lifestyle

14 September 2021

Cara Bebas Finansial dengan Menghindari Pinjaman Online

Gaya boleh, tapi inget gaji ya!

76 Views

Cara Bebas Finansial dengan Menghindari Pinjaman Online

Kemajuan Teknologi memengaruhi perkembangan segala aspek, salah satunya aplikasi e-commerce yang membantu kamu untuk berbelanja. Kemudahan teknologi ini, tidak hanya membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, melainkan mampu mendapatkan produk dengan harga terjangkau. Dengan adanya promosi dan diskon yang ada di situs dan aplikasi e-commerce.

 

Untuk melakukan belanja online, tidak jarang beberapa dari mereka merasa penghasilan yang diperoleh memenuhi kebutuhan mereka untuk berbelanja. Pemikiran tersebut membuat mereka memutuskan untuk melakukan cicilan kredit atau menggunakan aplikasi cicilan atau kredit secara online seperti paylater, kredivo dan pinjaman online lainnya.

 

Mudahnya setiap orang untuk membuka akun cicilan maupun kredit membuat mereka tergiur untuk berbelanja lebih banyak lagi. Akibatnya, mereka lupa mengelola uang dan akhirnya setiap bulan perasaan tertekan sering muncul karena harus membayar cicilan yang mereka pakai di bulan sebelumnya. Oleh karena itu, berikut cara mengelola keuangan kamu agar terhindar dari lilitan pinjaman online.

Pinjaman Online

image-content-1

Pinjaman online bukanlah hal yang baru bagi kaum milenial. Umumnya mereka menggunakan pinjaman online untuk memenuhi keinginan untuk berbelanja demi mengikuti tren. Proses pinjaman online cenderung mudah, kamu tidak perlu prosedur yang panjang untuk mendapatkan uang pinjaman online. Hal ini lah yang membuat masyarakat lupa bahwa uang yang mereka gunakan adalah berasal dari pinjaman online.

 

Ketika kamu ingin membuat pinjaman online umumnya hanya memerlukan dokumen berupa KTP dan informasi gaji yang Anda miliki. Setelah Anda melakukan verifikasi, maka Anda bisa mendapatkan sejumlah uang untuk Anda gunakan.

 

Pinjaman online akan menjadi berbahaya untuk masyarakat apabila mereka tidak mengelola keuangannya dengan baik. Lebih dari itu, pinjaman tersebut dapat membahayakan kamu apabila pada akhir bulan nantinya tidak bisa membayar pinjaman online tersebut. Tetapi dalam kasus pinjaman online ilegal, kamu bisa keluar dari jeratan pinjol tersebut mengikuti prosedur berikut ini.

 

Baca Juga
Tips Mudah Menabung Meski Gaji Masih UMR
Sulit Menabung, Ini Cara Mengatur Keuangan Bagi yang Single

Cara Memilih Pinjaman Online yang Tepat

image-content-4

Pinjaman online semakin beragam karena perkembangan internet. Sebelum kamu memutuskan untuk melakukan pinjaman online, kamu perlu memastikan pinjaman online yang kamu pilih merupakan layanan yang legal. Berikut adalah tips memilih pinjaman online.

1. Pastikan aplikasi pinjaman online terdaftar di OJK

Pinjaman online yang legal adalah mereka yang terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan. Ketika mereka mendapatkan verifikasi dan pengawasan OJK, maka aktivitas usaha mereka dilakukan secara sah. Tujuan dari pengecekan tersebut adalah menghindari berbagai peluang kerugian, seperti tingginya bunga, ataupun penyalahgunaan kebijakan.

 

Sementara itu, kamu bisa mencari aplikasi pinjaman online yang tepercaya melalui aplikasi Google Play Store dan App Store. Aplikasi yang berada pada Play Store dan App Store umumnya sudah terjamin verifikasi dan dapat dipercaya.

2. Melihat rekam jejak pinjaman online

Melihat rekam jejak pinjaman online adalah salah satu hal yang penting dilakukan. Kamu perlu memastikan apabila aplikasi pinjaman online yang kamu putuskan nantinya tidak memiliki berbagai kasus, seperti kasus dengan para peminjam, masalah kontrak, dan lain sebagainya.

 

Aplikasi pinjaman online yang baik adalah mereka yang bersih dari kasus-kasus buruk. Sebaiknya kamu mencari review dan pendapat para pengguna pinjaman online sebelumnya terkait aplikasi tersebut sebelum memutuskan memakai pinjaman online tersebut.

3. Pastikan kamu paham tentang pinjaman online

Sebelum kamu memutuskan menggunakan pinjaman online, akan terlampir sebuah kontrak terkait syarat & ketentuan pinjaman online. Kamu harus menelaah secara seksama agar kamu tahu prosedur secara detail tentang melakukan pinjaman online. Sementara itu, mengetahui kontrak pinjaman akan meminimalisir kerugian yang akan kamu hadapi.

 

Dalam berkas kontrak pinjaman online, terdapat beberapa hal yang perlu kamu perhatikan, diantaranya adalah tingkat bunga, dana keterlambatan, metode penagihan, cara membayar, tenor pelunasan, dan lain sebagainya. Lebih lanjut, ketika kamu menemukan kejanggalan atau bingung atas kontrak yang di lampirkan, jangan ragu untuk bertanya dan melakukan klarifikasi kepada pihak pemberi pinjaman.

4. Waspada penyalahgunaan data pribadi

Dalam beberapa syarat melakukan pinjaman online, terdapat permintaan untuk mengirimkan foto ATM, foto kartu ATM, foto selfie memegang kartu aktivitas dan lainnya. Sebaiknya Anda menghindari jenis pinjaman online yang memerlukan permintaan berkas dokumen tersebut.

 

Hal ini disebabkan terjadinya penyalahgunaan data pribadi kamu oleh pihak tertentu. Adapun opsi pinjaman online yang tidak menggunakan KTP dan hanya perlu memberi tahu gaji bulanan serta nama wali, yakni shopee pay later, Tokopedia pay later, gopay later, dan lain sebagainya.

Tips lunasi pinjaman online

Mungkin kamu sudah terlanjur melakukan pinjaman online karena ingin membeli banyak produk. Tapi jangan khawatir, berikut adalah tips melunasi pinjaman online serta tata cara pengelolaan keuangan yang tepat agar kamu tidak terlilit hutang pinjaman online di kemudian hari.

1. Membuat list utang pinjaman online

Ketika kamu sudah memutuskan untuk melakukan pinjaman online. Sebaiknya kamu mencatat jumlah pinjaman serta tanggal jatuh tempo. Tujuan ini dilakukan agar kamu tidak lupa membayar tagihan dan mengalami denda.

 

Kamu dapat memulai dengan menyusun pinjaman online mana yang memiliki bunga yang paling besar sampai paling kecil, serta jumlah yang kamu pinjam. Dengan demikian, kamu bisa memprioritaskan pinjaman online yang mana yang harus dibayar terlebih dahulu.

2. Perhatikan kebutuhan dan keinginan

Umumnya pengguna pinjaman online memutuskan meminjam uang karena ingin memiliki barang tertentu. Oleh karena itu, kamu perlu memprioritaskan yang mana produk yang kamu butuhkan dengan yang kamu inginkan.

 

Mengetahui produk yang kamu inginkan akan membantu mencegah kamu membeli barang yang sebenarnya hanya untuk memuaskan nafsu kamu. Lebih jauh, hal ini akan meminimalisir kemungkinan untuk melakukan pinjaman online dalam waktu dekat.

3. Sebaiknya berhenti melakukan pinjaman online

Ketika kamu melakukan pinjaman online, mungkin kamu akan berpikir bahwa kamu bisa membayar tagihan dengan gaji pada akhir bulan. Hal ini bukanlah pemikiran yang salah, namun kamu harus memperhatikan opsi terburuk apabila kamu tidak sanggup membayar tagihan tersebut. Hal buruk bisa saja terjadi seperti pandemi ini atau kamu mendadak di PHK. Ketika kamu berhenti bekerja, maka kamu tidak memiliki penghasilan untuk membayar hutang. Oleh karena itu, belanja sesuai kebutuhan serta berhenti melakukan pinjaman online menjadi pilihan yang tepat untuk mencegah terlilitnya utang.

4. Hidup hemat dan mencari penghasilan tambahan

Hal yang terbaik untuk mengatasi utang dari pinjaman online adalah hidup berhemat sampai utang kamu lunas. Kamu bisa mulai menghemat dengan berhenti membeli barang yang tidak terlalu dibutuhkan saat ini. Hidup berhemat juga mencegah kamu melakukan belanja tambahan dan membuat utang pinjaman online kamu bertambah.

 

Sementara itu, ketika gaji bulanan kamu tidak cukup membayar utang, kamu bisa mencari pemasukan tambahan dengan menjadi freelance, dan lainnya. Hal ini akan membantu kamu agar tidak hanya melunasi hutang, namun menambah tabungan uang kamu.

Akhir kata

Melakukan pinjaman tanpa memperhitungkan pengelolaan keuangan dapat menjadi utang yang merugikan kamu. Pengelolaan keuangan penting dilakukan agar kamu bisa memprioritaskan keinginan dan kebutuhan. Tidak hanya itu, pengelolaan finansial ini dapat mempertimbangkan apakah kamu harus melakukan pinjaman online atau tidak. Dengan demikian, kamu tidak akan terlilit dengan hutang karena sudah mempertimbangkan perlu atau tidaknya menggunakan pinjaman online. 

 

Baca Juga
Aplikasi Keuangan yang Bantu Kamu Terhindar dari Sifat Boros
5 Tips Finansial Bagi Gen Z Agar Keuangan Lebih Terencana

Topik Terkait

loading