Lifestyle

12 12 2019

Budaya Mendengar Tingkatkan Kebahagiaan Karyawan di Kantor

Berusahalah menjadi pendengar yang baik!

663 Views

Budaya Mendengar Tingkatkan Kebahagiaan Karyawan di Kantor
Pondasi dalam membangun hubungan yang baik pastinya berawal dari komunikasi. Proses komunikasi yang berjalan lancar sangat dipengaruhi oleh cara mendengar. Mendengar bukan hanya sekadar melibatkan indra telinga untuk menangkap apa yang utarakan seseorang. Mendengar adalah proses yang melibatkan perasaan serta emosi sehingga pada akhirnya memunculkan perasaan empati.
 
Budaya mendengar sangat penting untuk diterapkan di dalam lingkungan kantor. Karyawan yang saling mendengar, atasan yang selalu memiliki waktu untuk mendengar apa yang terjadi di lingkungan kantor, menjadi dasar dalam terciptanya hubungan yang positif.
 
Hubungan yang terjalin dengan baik tanpa ada konflik membuat tingkat kebahagiaan karyawan saat bekerja di kantor meningkat. Pasalnya, budaya kerja yang nyaman memiliki pengaruh besar dalam mengurangi tingkat pengunduran diri karyawan. Berikut hal positif yang akan terjadi saat menerapkan budaya mendengarkan yang baik di kantor.

1. Terjalin hubungan positif antar karyawan

undefined
Tren toxic relationship memang sedang hype di kalangan banyak kantor di Jakarta. Toxic relationship antar teman kantor jadi issue yang mengkhawatirkan. Pasalnya kebiasaan saling menjatuhkan jadi hal biasa yang sebenarnya sangat tidak dibenarkan. Rasa ketidaksukaan antar satu sama lain bisa dipicu dari banyak hal, salah satunya karena budaya mendengar yang tidak dibiasakan.
 
Di dalam menjalin sebuah perteman pasti ada saatnya kamu saling bersinggungan. Timbulnya masalah dalam sebuah hubungan sesuatu hal yang wajar, tapi jangan dibiarkan itu berlarut-larut. Bicarakan dan saling mendengarkan dengan ikut melibatkan perasaan empati akan membantu dalam menyelesaikan masalah.              

2. Belajar menghargai sudut pandang

undefined
Perbedaan pendapat menjadi hal yang wajar untuk terjadi. Namun dengan budaya mendengarkan, kamu bisa belajar untuk menghargai berbagai sudut pandang. Melatih untuk selalu sadar bahwa perbedaan menjadi bumbu dalam setiap hubungan akan membuat segala masalah terlihat jauh lebih ringan. 
 
Budaya mendengarkan akan memberikan banyak pelajaran, bahwa perbedaan itu tidak selalu buruk karena di belakangnya terdapat alasan yang baik untuk dipertimbangkan.
 
 

3. Melatih sikap empati

undefined
Pembicaraan yang paling berkesan adalah saat perbincangan tersebut bisa melibatkan empati. Perasaan empati yang datang membuat lawan bicara mampu merasakan apa yang sebenarnya dirasakan oleh di pembicara. 
 
Melatih sikap empati bisa dilakukan dimulai dari seringnya mendengarkan. Budaya mendengarkan akan melatih kamu dalam memahami perasaan orang lain. Sehingga kamu tidak akan mudah memberikan penilaian buruk terhadap orang lain, khususnya rekan kerja di kantor.

4. Belajar mengenal lawan bicara dengan baik

undefined
Saat percakapan mulai terjadi antar karyawan proses perkenalan satu sama lainpun mulai terjalin. Proses mendengarkan yang baik akan sangat membantu untuk bisa mengenal lawan bicara dengan sangat baik. Perasaan saling mengenal akan membangun hubungan ikatan yang terjalin menjadi lebih erat.
 
Terjalinnya hubungan yang baik antar karyawan di kantor karena budaya mendengarkan, pastinya membuat suasana kantor lebih nyaman dan itu artinya bisa meningkatkan tingkat produktivitas karyawan dalam bekerja.
 

5. Menjadi cara untuk menghindari konflik

undefined
Budaya mendengar yang diterapkan pada kantor menjadi langkah tepat untuk menghindari konflik yang sering terjadi. Munculnya konflik biasanya sering terjadi karena faktor kesalahpahaman. 
 
Berbagai asumsi yang muncul dan tidak diluruskan, lambat-laun hanya akan menjadi masalah serius yang bisa merusak hubungan perteman yang terjalin di kantor. 
 
Budaya mendengarkan memberikan dampak yang sangat baik dalam hubungan antar karyawan di kantor. Kedekatan emosi, saling memahami satu sama lain, timbulnya perasaan peduli pada akhirnya membuat hubungan yang terjalin tidak ada jarak. Bahkan banyak yang akhirnya merasa teman kantor terasa seperti saudara. Jadi kira-kira sudahkah kantor kamu menerapkan budaya mendengar yang baik?
 

Topik Terkait

loading