Lifestyle

30 04 2021

Pahami Bahaya Aplikasi Pinjaman Online yang Mengintai Milenial

Tanpa hutang, hidup makin tenang!

76 Views

Pahami Bahaya Aplikasi Pinjaman Online yang Mengintai Milenial

Memilih menjadikan aplikasi pinjam online sebagai solusi finansial rasanya menjadi tren yang terus meningkat di Indonesia. Terbukti setidaknya ada 148 aplikasi pinjaman online yang sudah terdaftar resmi di OJK pada 2021 dan bisa digunakan dengan berbagai syarat yang mudah. 

 

Namun kemudahan yang diberikan bisa menjadi jebakan jika tidak bisa menggunakannya dengan bijak. Kasus seorang pemuda yang meminjam dari 13 aplikasi pinjaman online dengan total Rp 27 juta ini, sempat viral setelah kisahnya diungguh di Twitter oleh akun @PenjahatGunung. 

 

Kasus mengerikan lainnya akibat dari pinjaman online adalah tewasnya seorang sopir taksi di dalam kosannya. Akibat terlilit hutang dari bunga pinjaman, sopir taksi ini memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. 

 

Melihat dua kasus di atas dampak yang ditimbulkan dari penggunaan pinjaman online yang kurang bijak tidaklah sepele. Efek kecemasan dan stres menjadi pemicu pengambilan keputusan yang tidak baik. Sehingga ada baiknya sebelum memutuskan untuk meminjamnya, kamu wajib memikirkan konsekuensi yang akan kamu hadapi nantinya. 

 

Baca Juga
Kena Dampak Potong Gaji, Ini Tips Mengatur Keuangan dengan Benar

Efek kecemasan dan stres yang dirasakan

undefined

Mengutip dari Halodoc, John Gathergood dari University of Nottingham, seorang dosen dari Fakultas Ilmu Sosial mengatakan, hutang erat kaitannya dengan timbulnya perasaan cemas dan depresi.

 

Perjuangan seseorang dalam melunasi hutang tentu tidak mudah, sang penghutang harus memangkas semua kebutuhan dan mengalokasikan dananya untuk melunasi hutang yang akhirnya meningkatkan kecemasan dan perasaan stres dua kali lipat. 

 

Penelitian lain yang dilakukan oleh Ohio State University juga menemukan hal yang sama, bahwa orang yang terlilit hutang dapat meningkatkan stres yang lebih tinggi dan risiko memiliki masalah kesehatan yang lebih besar, dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki hutang.

Cara menghindari pinjaman online

undefined

Keinginan untuk memiliki barang tersier tentu tidak ada salahnya, tapi jangan biarkan barang tersier yang kamu dapatkan dari pinjaman online membuat hidup kamu tidak tenang. Prita Ghozie, Financial Planner membagikan beberapa tips yang bisa dilakukan milenial dalam mengatur keuangan, terlebih bagi kamu yang memiliki hutang.

1. Memiliki kontrol penuh

undefined

Milenial wajib memiliki kontrol penuh terhadap keuangan yang mereka miliki dengan sadar. Memiliki kontrol artinya mereka tidak mudah termakan berbagai promo yang gencar dilakukan para e-commerce

 

Jangan biarkan kamu dikendalikan oleh promo, sebesar apa pun promo yang kamu temui. Pastikan menimbang terlebih dahulu apakah barang yang ingin kamu beli begitu dibutuhkan, atau hanya keinginan kamu semata karena mengikuti tren.

2. Buatlah membayar hutang sebagai prioritas

undefined

Tuntutan kehidupan memang terkadang memaksa kamu untuk memilih jalan berhutang. Jika sudah terlanjur memiliki hutang, buatlah membayar hutang menjadi prioritas kamu setiap bulannya dan pastikan tidak menambahnya lagi sebelum hutang yang pertama lunas. 

 

Prita juga menyarankan agar tidak memiliki hutang lebih dari 30% dari gaji yang kamu miliki. Tujuannya agar tidak mengganggu pengeluaran kamu setiap bulannya. Ini penting untuk dilakukan, karena saat gaji kamu hanya habis untuk membayar hutang kamu tidak akan semangat saat bekerja. 

3. Membagi pengeluaran dengan baik dan konsisten

undefined

Prita sangat menyarankan untuk membagi pemasukan setiap bulannya menjadi 3 pos besar. Pos pertama untuk keseharian atau living, pos kedua untuk investasi atau saving, pos 3 untuk gaya hidup atau playing

 

Setiap pos memiliki anggaran yang berbeda-beda. Untuk pos living kamu harus menyisihkan 50% dari gaji kamu, selanjutnya untuk pos saving sebesar 30%, dan untuk pos playing sebesar 20%.

 

Setiap anggaran wajib kamu gunakan sesuai dengan posnya masing-masing. Agar program perencanaan keuangan ini bisa membantu finansial, kamu perlu melakukannya dengan konsisten. Sehingga kamu tidak mudah tergiur dengan berbagai pinjaman online yang ditawarkan dari berbagai aplikasi. 

 

Keuangan yang terencana dengan baik akan meminimalisir kemungkinan kamu untuk meminjam dari aplikasi pinjam online. Saat kamu merasa menginginkan suatu barang dengan kategori harga yang tidak murah, ada baiknya kamu menabung terlebih dahulu agar menghindari pinjaman online. Ingat ya berhutang itu hanya kesenangan sesat, setelahnya kamu akan pusing memikirkan cicilan :)

 

Baca Juga
Trik Mengelola Keuangan dengan Gaji 3 Juta Bagi Kamu yang Single
5 Tips Finansial untuk Gen Z Agar Keuangan Lebih Terencana
Sulit Menang? Ini Cara Mengatur Keuangan Bagi Kamu yang Single

Topik Terkait

loading