Lifestyle

21 04 2022

Identifikasi Chronotype Diri untuk Meningkatkan Produktivitas

Kalau kamu tipe yang mana?

590 Views

Identifikasi Chronotype Diri untuk Meningkatkan Produktivitas

Kamu pasti pernah melihat beberapa teman yang merasa kesulitan untuk fokus dan kurang berenergi di pagi hari, tapi malah semangat untuk bekerja atau belajar saat malam hari? Nah, hal seperti itu wajar lho terjadi, karena setiap orang memiliki waktu produktifnya masing-masing yang dikenal dengan nama chronotype atau jam biologis tubuh.

 

Chronotype merupakan sistem pembagian waktu untuk memahami antara waktu bekerja dan waktu istirahat. Istilah yang dipopulerkan oleh Dr. Michael Brus melalui bukunya yang berjudul The Power of When menjelaskan, bahwa jam biologis tubuh dapat memengaruhi waktu produktivitas seseorang.

 

Ketika seseorang mengetahui jam biologis tubuhnya atau chronotype, mereka dapat memaksimalkan waktu tersebut untuk bisa produktif dalam bekerja atau belajar. Chronotype dikelompokan menjadi empat bagian dengan jam produktif yang berbeda-beda. Agar bisa mengetahui kamu masuk ke dalam tipe yang mana berikut penjelasannya.

1. Tipe Beruang

undefined

The Bear Chronotype atau tipe beruang menjadi tipe yang paling umum dimiliki oleh manusia. Mengutip dari Sunday Bedding, 55% populasi manusia di bumi memiliki chronotype bertipe beruang. 

 

Tipe beruang memiliki ciri-ciri seseorang yang mudah untuk bangun di pagi hari dan tidur di malam hari. Mereka akan merasa mudah fokus untuk bekerja pada jam 10-12 siang. Sebaliknya, setelah jam makan siang mereka akan mudah untuk kehilangan fokus. 

 

Bagi kamu yang merasa masuk ke dalam tipe beruang, kamu perlu mengikuti rutinitas ini agar produktivitas dalam bekerja atau belajar semakin meningkat. 

1. 09.00 - 09.30 : Rencanakan pekerjaan hari ini
2. 10.00 - 14.00 : Mulai dengan pekerjaan berat
3. 14.30 - 16.00 : Masuk pekerjaan ringan
4. 16.30 - 18.30 : Waktunya santai atau olahraga
5. 19.00 - 21.30 : Waktunya santai dan makan malam

2. Tipe Serigala

undefined

Meski tidak sebanyak tipe beruang, tapi 15% populasi bumi adalah mereka yang memiliki chronotype bertipe serigala. Seperti serigala yang biasanya aktif di malam hari, seseorang yang memiliki chronotype serigala akan merasa mudah bekerja dan dapat banyak ide ketika mereka bekerja pada malam hari. 

 

Tipe serigala akan merasa lebih suka untuk tidur larut malam, karena mereka akan mulai aktif ketika matahari sudah terbenam. Tak heran mereka akan merasa kesulitan untuk bangun pagi dan sering bangun siang. 

 

Kamu yang memiliki jam biologis tubuh bertipe serigala, rutinitas di bawah ini akan memaksimalkan produktivitas kamu selama bekerja dan tetap bisa aktif di pagi hari. 

 

1. 10.30 - 11.00 : Rencanakan pekerjaan hari ini
2. 11.30 - 14.00 : Mulai dengan pekerjaan ringan
3. 14.30 - 15.30 : Kembali kerjakan pekerjaan ringan
4. 16.00 - 18.00 : Mulai kerjakan pekerjaan berat
5. 18.00 - 19.30 : Kembali kerjakan pekerjaan berat dan makan malam
6. 20.00 - 23.00 :  Waktu santai dan istirahat

 

Baca Juga
Cara Kelola Stres dan Overthinking dengan Teknik Brain Dumping

3. Tipe Singa

undefined

Sama seperti serigala, 15% populasi di bumi juga memiliki jam biologis tubuh atau chronotype bertipe singa. Tipe singa adalah mereka yang suka sekali untuk bangun pagi untuk memulai aktivitas. Tak heran mereka biasanya dijuluki morning person.

 

Bagi tipe singa, pagi hari merupakan waktu yang paling menyenangkan untuk bekerja dan menyelesaikan berbagai pekerjaan berat. Akibat pagi yang begitu produktif, mereka memerlukan tidur siang untuk menaikkan kembali energi agar tetap bisa menyelesaikan pekerjaan ringan di sore hari. 

 

Kamu yang merasa masuk ke dalam tipe singa, rutinitas ini akan sangat membantu kamu untuk lebih produktif dan efisien. 

1. 07.30 - 08.00. : Rencanakan pekerjaan hari ini
2. 08.30 - 12.00 : Kerjakan pekerjaan berat
3. 12.30 - 13.00 : Istirahat tidur siang
4. 13.30 - 16.30 : Kerjakan pekerjaan ringan
5. 17.00 - 19.00 : Waktu bersantai  dan olahraga
6. 19.30 - 21.00 : Makan malam dan waktu bersantai
7. 21.30 - 05.00 : Waktu tidur

4. Tipe lumba-lumba

undefined

Tipe lumba-lumba menjadi tipe yang paling jarang dimiliki, tak heran populasi orang yang memiliki jam biologis tubuh dengan tipe lumba-lumba hanya 10%. Tipe lumba-lumba adalah mereka yang sulit untuk tidur di malam hari, tapi juga tidak mudah untuk terjaga di tengah malam. 

 

Mereka akan bisa terjaga hingga tengah malam ketika melakukan pekerjaan yang dirasa penting untuk diselesaikan hari itu juga. Tapi, jika merasa pekerjaan tersebut tidak begitu urgent, mereka tidak mudah untuk fokus bekerja di tengah malam. Mereka biasanya memiliki waktu produktif yang terbilang fleksibel, karena mereka bisa tidur dan bangun kapan saja.

 

Jam tidurnya yang berantakan membuat tipe lumba-lumba merasa kesulitan untuk bangun pagi. Mereka akan merasa senang untuk bekerja dan fokus saat mid-morning hingga pertengahan hari. Tapi kamu tidak perlu khawatir, karena mereka tetap bisa produktif dengan diselingi sesi istirahat singkat. 

 

Kamu yang masuk ke dalam tipe lumba-lumba, rutinitas di bawah ini akan membantu kamu menjalani hari lebih semangat dan tentunya produktif. 

 

1. 08.30 - 09.30 : Rencanakan pekerjaan sambil bersantai
2. 10.00 - 12.00 : Kerjakan pekerjaan berat
3. 12.30 - 13.30 : Bersantai jika merasa lelah
4. 14.00 - 15.00 : Kembali kerjakan pekerjaan berat
5. 15.30 - 17.30 : Kerjakan pekerjaan ringan
6. 18.00 - 22.00 : Olahraga, makan malam, dan juga bersantai
7. 22.30 - 06.00 : Cobalah untuk tidur

Mengenal chronotype diri sendiri akan membantu kamu untuk mengetahui waktu terbaik untuk bekerja agar lebih produktif. Sehingga hasil pekerjaan yang dilakukan akan jauh lebih maksimal dan sempurna. 

 

Setelah membaca keempat tipe chronotype dan kamu ingin memastikannya kembali, cobalah untuk melakukan tes chronotype lewat Quizony atau The Power of When Quiz.

 

Baca Juga
Love Language Buat Hubungan dengan Teman Kantor Makin Solid
Tes Kepribadian Online yang Bantu Kamu Pilih Kerjaan Impian

Topik Terkait

loading