Lifestyle

09 12 2021

Cara Kelola Stres dan Overthinking dengan Teknik Brain Dumping

Diterapin secara teratur ya!

129 Views

Cara Kelola Stres dan Overthinking dengan Teknik Brain Dumping

Kesehatan mental jadi isu yang menyita banyak perhatian anak muda di dunia. Bahkan ancaman kesehatan mental mendapat perhatian UNICEF bahkan turut melakukan penelitian secara komprehensif.

 

Laporan yang berjudul The State of the World's Children 2021: On My Mind, Promoting, Protecting, & Caring for Children's Mental Health ini menemukan, satu dari tujuh remaja di dunia hidup dengan diagnosa gangguan mental.

 

Depresi yang diakibatkan oleh perasaan stres dan overthinking yang berkepanjangan menjadi pemicu banyaknya kasus bunuh diri yang dialami anak muda. Tercatat setiap tahunnya 46.000 kasus bunuh diri di dunia menjadi fenomena yang menyedihkan.

 

Edukasi tentang pengelolaan perasaan stres dan overthinking di kalangan anak muda sudah selayaknya mendapat perhatian besar. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengelola perasaan stres dan overthinking adalah dengan teknik brain dumping.

Penjelasan tentang brain dumping

undefined

Mengutip Riliv, brain dumping adalah teknik relaksasi otak yang dilakukan dengan meluapkan isi pikiran melalui tulisan. Melalui teknik ini, kamu dapat mengenali segala hal yang membuat kamu merasa stres dan overthinking

 

Setelah menuliskan semua permasalahan yang kamu rasakan, cobalah untuk membacanya secara berurutan dan pikirkan sejenak. Di saat waktu berpikir ini, pasti ada beberapa permasalahan yang sebenarnya tidak perlu dipusingkan dan dapat selesai hanya dengan mengikhlaskannya. 

 

Lewat teknik brain dumping, kamu dapatkan melatih untuk jujur dengan diri sendiri bahwa kamu sedang tidak baik-baik saja dan belajar untuk menerimanya. Saat perasaan stres dan overthinking hanya disimpan dalam otak dan perasaan, maka akan menjadi bom waktu yang suatu saat dapat meledak.

Manfaat melakukan brain dumping

Saat kamu merasa bahwa mengungkapkan segala hal yang kamu rasakan dengan tulisan bukanlah hal yang kamu sukai, cobalah untuk mengetahui berbagai manfaat dari brain dumping agar kamu lebih tertarik untuk mencobanya. 

1. Membuat pikiran lebih rileks

undefined

Pikiran kita memang dilatih untuk terbiasa memikirkan banyak hal secara bersamaan. Bahkan saat kamu sedang membaca artikel ini, pasti otak kamu sedang memikirkan banyak hal. Jadi tak heran, jika otak kamu terasa begitu penuh dan efeknya membuat kepala menjadi pusing. 

 

Lewat brain dumping, kamu bisa meluapkan segala yang kamu rasakan melalui tulisan. Semua permasalahan yang membuat kamu stres dan overthinking dapat dipindahkan ke dalam tulisan sehingga membuat pikiran jauh lebih rileks. 

2. Melatih otak untuk berpikir lebih terstruktur

undefined

Saat menuliskan semua permasalahan yang kamu rasakan melalui tulisan, kamu bisa melihat mana masalah yang menjadi prioritas utama untuk diselesaikan dan mana masalah yang sebenarnya bisa selesai dengan cara mengikhlaskannya saja. 

 

Jika otak dibiasakan untuk berpikir secara terstruktur, kamu tidak akan mudah merasa merasa terpuruk saat diterpa banyak masalah, karena kamu bisa menyelesaikannya secara bertahap.

3. Melatih otak lebih kreatif

undefined

Menuangkan perasaan stres dan overthinking melalui tulisan akan melatih otak lebih kreatif.  Hal ini karena buku yang digunakan untuk menulis biasanya buku kosong, sehingga membuat banyak orang tertarik untuk menghiasinya dengan menambahkan foto, stiker, dan washi tape

Cara menulis brain dumping

Agar bisa melakukan teknik brain dumping, kamu hanya membutuhkan buku kosong dan alat tulis. Meski bisa menggunakan laptop atau ponsel, tapi teknik brain dumping akan terasa lebih menyenangkan untuk dilakukan saat kamu menuliskannya di dalam buku jurnal. Berikut cara melakukan brain dumping yang bisa langsung kamu praktekkan.

1. Random thoughts

Kamu bisa menuliskan apa pun yang sedang kamu pikirkan tanpa perlu memikirkannya terlalu dalam. Biasanya pikiran-pikiran yang muncul secara spontan ini berisi ide, kenangan masa lalu, harapan yang diinginkan, dan lainnya.

2. To-do list

To-do list biasanya berisi tulisan tentang aktivitas yang ingin kamu selesaikan. To-do list akan membantu kamu dalam membuat skala prioritas agar aktivitas atau pekerjaan tidak menumpuk di satu hari yang sama. 


Bahkan to-do list dapat digunakan sebagai pengingat yang tepat jika ada aktivitas atau pekerjaan yang belum selesai di luar batas waktu yang ditentukan.

3. Gratitude

Meski kamu merasa tidak beruntung, tapi pasti ada satu hal yang bisa kamu syukuri hari ini. Mulai sekarang cobalah untuk menuliskan setiap hal baik yang patut kamu syukuri dalam hidup. 

 

Tidak harus sesuatu yang besar, tapi mulailah bersyukur dari hal-hal kecil yang kamu dapatkan hari ini. Misalnya bisa bangun dengan bandan fit, menikmati sarapan dengan nyaman, kondisi jalan yang tidak macet, hingga bisa menyelesaikan pekerjaan dengan lancar. Tulislah semuanya di dalam buku jurnal agar kamu bisa terus pupuk rasa syukur dan menyadarkan bahwa kamu jadi salah satu orang yang beruntung hari ini.

Teknik brain dumping ini bisa mulai kamu coba malam ini untuk meredakan perasaan stres dan overthinking. Pastikan juga kamu melakukannya secara teratur ya agar menjadi solusi yang baik bagi kesehatan mental kamu.

 

Bagi kamu yang tertarik dengan informasi seputar gaya hidup, mental health, dan berbagai tips milenial lainnya, kamu bisa kunjungi membaca artikel lainnya di sini

Topik Terkait

loading