Lifestyle

24 03 2021

Pilih Berkarir Jadi Generalis atau Spesialis? Coba Pahami Dulu

Yuk, pahami dulu sebelum memilih!

136 Views

Pilih Berkarir Jadi Generalis atau Spesialis? Coba Pahami Dulu

Pembahasan seputar karir memang jadi perbincangan yang menarik untuk terus dikulik, khususnya bagi muda-mudi yang sedang semangat meniti karir mereka. Tidak hanya ingin selalu improve skill, tapi pertanyaan tentang mana yang lebih baik berkarir sebagai generalis atau spesialis jadi hal yang rasanya tidak mudah untuk dijawab.

 

Jika ditanya mana yang lebih penting, tentu baik generalis dan spesialis keduanya tetaplah dibutuhkan oleh perekrut di dalam sebuah perusahaan. Namun masalahnya, manakah yang lebih kamu inginkan, fokus dengan menjadi spesialis atau tahu banyak hal seperti generalis?

Apa itu generalis dan spesliasis

Sebelum menentukan jawaban, ada baiknya kamu lebih memahami penjelasan tentang generalis dan spesialis agar memiliki banyak informasi sebelum menentukannya. Mengutip definisi dari Merriam-Webster, generalis adalah seseorang yang mengetahui banyak hal atau skill. Sedangkan spesialis adalah seseorang yang fokus dan mendalami satu bidang atau skill

 

Lewat konten yang diterbitkan melaui Instagram, Lingkaran memvisualisasikan generalis dan spesialis menjadi hewan agar lebih mudah dipahami. Si rubah diibaratkan sebagai orang generalis. Memiliki ketertartikan kepada banyak hal dan mampu melakukannya, tapi tidak terlalu tajam dan mendalam di setiap kemampuan yang dikerjakan. 

 

Sedangkan spesialis diibaratkan sebagai landak. Landak memiliki sifat fokus dengan satu hal dan cenderung mengabaikan sisanya. Sifat ini sangat cocok diibaratkan sebagai spesialis. Mereka akan fokus pada satu bidang, sehingga memiliki kemampuan yang tajam dan menguasai bidang tersebut secara spesifik.

 

Baca Juga
Cara Melatih Kecerdasan Emosional di Lingkungan Kantor

Keuntungan menjadi generalis

Mengetahui dan paham akan topik yang sedang terjadi di dunia menjadi sebuah keuntungan. Ini karena di era digital dunia saling terkoneksi, berbagai macam orang bekerja sama untuk saling menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi. Sehingga seorang generalis begitu fleksibel dalam menghadapi perubahan akibat perkembangan di dunia teknologi. Mengutip dari Cleverism, ada beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan seorang generalis.

1. Mampu melihat solusi dari banyak sudut pandang

Ketertarikannya terhadap banyak hal membuat generalis memiliki pengetahuan yang sangat luas di berbagai bidang. Saat mereka merasa tertarik mereka akan mendalami hal tersebut, jadi tak heran jika generalis memiliki banyak pengetahuan di luar bidang yang sedang digeluti. 

 

Pengetahuan ini bisa sangat bemanfaat saat ada masalah yang terjadi di antara dua divisi. Misalnya divisi pemasaran menemukan jalan buntu terhadap strategi pemasaran yang ingin mereka jalankan.

 

Seseorang generalis yang terlibat di dalam project tersebut dan berasal dari divisi kreatif bisa memberikan ide lain dari sudut pandang yang berbeda dengan pendekatan yang lebih luas, hingga menghasilkan keputusan yang lebih tepat. 

2. Fleksibilitas karir

Berkat pemahamannya yang lebih luas tentang banyak hal, generalis memiliki fleksibilitas karir. Para generalis memiliki keuntungan dengan tidak adanya batasan karir. Mereka bisa memilih mana karir yang dirasa tetap menyenangkan untuk dijalankan. 

3. Mampu menghadapi ketidakpastian

Para generalis memiliki keuntungan dengan mampu menghadapi ketidakpastian dan bisa menjalaninya dengan baik. Penelitian yang dilakukan oleh profesor Phillip Tetlock telah mempelajari, bahwa generalis memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memprediksi hasil dari suatu masalah, bahkan di luar dari bidang keahlian khusus yang mereka miliki.

Keuntungan menjadi spesialis

Tak hanya generalis yang memiliki beberapa keuntungan, memilih karir menjadi spesialis juga sama baiknya untuk dipilih. Beberapa di antaranya akan dijabarkan di bawah ini.

1. Menjadi pemimpin sejati

Selalu berkutat dengan hal yang sama setiap hari menjadikan kamu expert di bidang yang kamu geluti sekarang. Tak heran sang spesialis mampu menjadi pemimpin yang baik bagi para timnya, karena pengetahuan yang sangat mendalam tentang bidang yang digeluti. 

2. Memiliki kesempatan karir dengan gaji yang besar

Agar bisa menjadi spesialis, tentunya membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk belajar, serta pengalaman yang banyak. Kerja keras untuk menjadi spesialis akan terbayarkan dengan posisi dan gaji yang besar. 

3. Mudah menciptakan personal branding

Seorang spesialis akan lebih mudah untuk menciptakan personal branding ketimbang generalis. Ini karena spesialis akan terlihat sangat kompeten saat menjelaskan dan mengerjakan hal di bidang yang mereka kuasai. Kemahirannya inilah yang membuat mereka mudah menciptakan personal branding. 

 

Intinya berkarir sebagai generalis atau spesialis semuanya memiliki keuntungan masing-masing. Kamu hanya perlu memilih mana karir yang sesuai dengan goal yang kamu miliki, karena tidak ada yang salah jika kamu ingin berkarir sebagai generalis atau spesialis.

 

Baca Juga
Tips Melamar Kerja Bagi Kamu Para Fresh Graduate 
Tes MBTI untuk Cari Pekerjaan Sesuai dengan Kepribadianmu Jilid 2
Cara Mengasah Critical Thinking dalam Keseharian

 

Topik Terkait

loading