Business Tips

13 06 2024

Tentang Brand Storytelling yang Perlu Kamu Ketahui

Strategi yang pas untuk related dengan konsumen!

130 Views

Tentang Brand Storytelling yang Perlu Kamu Ketahui

Di dalam dunia bisnis kemampuan untuk membedakan suatu brand dari pesaing sangatlah penting. Salah satu cara efektif untuk mencapai hal ini adalah melalui brand storytelling. Brand storytelling bukan hanya sekadar teknik pemasaran saja, tetapi juga termasuk seni menyampaikan kisah yang mampu menghubungkan brand dengan audiens mereka secara emosional. Melalui cerita yang memikat, sebuah brand dapat menciptakan identitas yang kuat dan mudah diingat oleh konsumen.

 

Saat ini konsumen tidak hanya mencari produk atau layanan yang berkualitas, mereka juga ingin mengetahui cerita di balik brand yang mereka pilih. Seperti siapa yang membuatnya, apa tujuannya, dan bagaimana brand tersebut bisa memberikan dampak positif dalam kehidupan mereka.

 

Oleh karena itu, brand storytelling bisa menjadi strategi yang sangat efektif dalam membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen ataupun menciptakan loyalitas konsumen. Kali ini HIGO akan membahas tentang brand storytelling yang harus kamu ketahui sebagai pebisnis.

Apa itu Brand Storytelling?

undefined

Brand storytelling adalah teknik marketing di mana perusahaan menggunakan narasi atau cerita untuk membangun hubungan emosional dengan audiens mereka. Dibanding hanya mempromosikan produk nya saja, brand juga menceritakan kisah yang mencakup nilai-nilai, misi, dan visi mereka, serta customer experience yang menarik. 

 

Menurut sumber terpercaya seperti HubSpot, brand storytelling juga membantu membedakan brand dari pesaing, membangun kepercayaan, dan menciptakan pengaruh yang bertahan lama pada konsumen.

Tujuan Brand Storytelling

undefined

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, ada beberapa tujuan dari dibuatnya brand storytelling seperti berikut ini.

 

1. Membangun Brand Identity

Sebuah storytelling yang baik akan membuat suatu brand terlihat unik dan berbeda dari para pesaingnya. Dengan storytelling juga, audiens akan memahami apa yang ingin brand tunjukan sebagai image mereka.

 

Contohnya adalah Indomie yang sering memakai unsur nusantara dalam setiap iklan ataupun campaign yang mereka jalankan, Indomie juga banyak menggunakan nama daerah atau makanan khas Indonesia sebagai menu baru mereka sehingga brand mie instan ini bisa mendapatkan identitas sebagai mie instan khas Indonesia.

 

2. Meningkatkan Keterlibatan Emosional

Terkadang konsumen bisa lebih related terhadap brand jika apa yang mereka sampaikan relevan dengan konsumen. Relevansi ini bisa membuat emosi konsumen terhubung dengan brand sehingga mereka bisa mempunyai loyalitas yang tinggi.

 

Contohnya adalah campaign "Real Beauty" yang dilakukan Dove. Dalam video promosi campaign nya, Dove menampilkan berbagai perempuan dari ras, warna kulit, hingga bentuk tubuh yang berbeda. Melalui campaign ini, Dove ingin membuktikan bahwa kecantikan ada dalam setiap diri perempuan.

 

3. Memudahkan Pemahaman Brand

Ada beberapa hal dari brand yang terkadang sulit dipahami oleh konsumen, entah itu tujuan atau manfaat dari produk dan jasa yang ditawarkan. Storytelling bisa membantu brand untuk menjelaskan hal-hal awam tersebut menjadi lebih mudah untuk dipahami oleh konsumen.

 

Contohnya adala e-commerce Tokopedia lewat storytelling mereka dalam setiap iklan-iklannya. Dalam iklan tersebut Tokopedia berhasil memberikan contoh mekanisme dari sebuah e-commerce dan bagaimana mereka pemilik usaha kecil jika ingin berjualan secara online serta apa saja keuntungannya bagi mereka.

 

4. Meningkatkan Kreadibilitas

Kejujuran dalam storytelling juga bisa meningkatkan kepercayaan konsumen pada brand, lho. Jadi dibandingkan dengan menyampaikan storytelling yang terlalu dibuat-buat, cobalah untuk menyampaikan apa adanya dan dikemas dengan sederhana pada konsumen.

 

Contohnya adalah brand Wardah yang sering menekankan bahwa mereka merupakan produk make up dan skincare yang halal, dengan statement tersebut konsumen muslim pun menjadi lebih percaya akan sertifikasi produk mereka dibandingkan brand lainnya yang tidak menekankan halal.

 

5. Memciptakan Komunitas

Jika storytelling berhasil, bukan suatu kemustahilan sebuah komunitas brand akan muncul. Konsumen-konsumen yang related dengan brand dan menerima storytelling dengan baik dapat berkumpul membuat komunitas dan menyebarkan pengalaman mereka kepada orang lain.

 

Contohnya adalah komunitas milik brand motor Harley-Davidson. Brand tersebut berhasil menyampaikan sebuah pesan kebebasan berpetualang yang membuat banyak orang di seluruh dunia tergerak dan membentuk komunitas Harley-Davidson.

Banyak campaign sukses yang menggunakan strategi storytelling di dalamnya, seperti yang sudah kita ketahui, penggunaan storytelling yang baik akan membuat sebuah brand menjadi unik dan berbeda. Melalui storytelling kamu bisa menyampaikan apa yang sulit disampaikan oleh brand kepada audiens dengan lebih mudah dan pengemasan yang menarik.

 

Meskipun butuh waktu untuk menentukan storytelling yang tepat, namun jika kamu berhasil maka kamu bisa membuat audiens selangkah lebih memahami brand kamu. Jika kamu pemilik brand, cobalah untuk mempertimbangkan storytelling dalam strategi pemasaran brand kamu karena di balik setiap produk yang sukses, selalu ada cerita yang menarik yang bisa disampaikan.

 

Baca Juga

Rekomendasi Aplikasi AI Voice Generator Untuk Mengubah Suara

Cara Optimalisasi WiFi Advertising Untuk Resto dan Cafe

Topik Terkait

loading