Business Tips

06 03 2019

Tren Pemasaran yang Semakin Populer dan Wajib Dicoba

Nah, tren pemasaran ini akan semakin populer nih!

613 Views

Tren Pemasaran yang Semakin Populer dan Wajib Dicoba
Tren pemasaran digital di tahun 2019 diprediksi akan semakin menguat. Hasil data infografis yang diterbitkan oleh APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) menunjukkan, total penetrasi internet masyarakat Indonesia mencapai angka 54,86% dengan jumlah 143,26 juta jiwa. Jumlah ini tentunya memberi peluang yang sangat besar untuk melakukan iklan secara digital.
 
Dalam survei yang diterbitkan APJII juga memaparkan, masyarakat Indonesia memiliki persentase yang lebih besar atas kepemilikan smartphone hingga mencapai angka 50,08%, ketimbang laptop yang hanya 25,72%. Survei lain yang diterbitkan oleh We are Social and Hootsuite bahkan memaparkan, rata-rata masyarakat Indonesia menggunakan internet selama 8 jam dalam satu hari.
 
Di saat smartphone bukan lagi menjadi barang mewah dan hampir sebagian besar waktu masyarakat dihabiskan dengan smartphone, melakukan periklanan melalui smartphone atau mobile ads menjadi langkah yang paling tepat untuk membangun interaksi yang lebih personal. 
 
Tren mobile ads membantu brand dalam membuat iklan untuk memiliki peluang yang lebih besar dalam menjangkau banyak orang. Mobile ads semakin berkembang dan memiliki berbagai macam jenis. Lantas format mobile ads seperti apa yang semakin populer di tahun 2019? 

1. Native Ads

undefined
Native ads atau native advertising secara mudahnya dapat diartikan sebagai format iklan yang mengikuti layout placement yang digunakan, artinya baik dari segi font, warna, hingga gaya penulisan juga turut mengikuti. 
 
Native ads menjadi iklan dengan format yang lebih disukai oleh para audiance karena tidak mengganggu kenyamanan audiance. Format iklan ini biasanya dapat berupa bentuk gambar hingga video yang diaplikasikan dalam web mobile, mobile app, hingga mobile games app
 
Tingkat kesuksesan dari native ads terletak pada CTR (Click Trought Rate) yang dihasilkan, di mana akan ada perbandingan antara jumlah klik yang dihasilkan dengan total iklan yang ditayangkan. Semakin tinggi CTR yang dihasilkan menandakan native ads yang dibuat masuk ke dalam kategori sukses. 

2. Video Ads

undefined
Berbeda dengan native ads yang mampu menyamar dan berbaur dengan konten di placement tersebut karena persamaan gaya bahasa, font dan warna yang digunakan, video ads lebih mengusung konsep iklan yang lebih enganging karena disajikan dalam bentuk audio visual.
 
Ketimbang konten berupa tulisan, video ads memiliki keuntungan yang lebih besar untuk melakukan shareable. Ini bisa terjadi karena audiance hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk melihat keseluruhan iklan, daripada konten tulisan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami isi iklan tersebut.

3. Banner Ads

undefined
Format iklan ini masih tetap banyak digunakan hingga 2019. Banner ads pada dasarnya sama seperti meletakkan spanduk di sebuah website mobile, mobile app, atau mobile game app untuk menggiring audiance melakukan iklan dan mengarahkan mereka ke landing page yang telah ditentukan. 
 
Meski sering dipilih oleh pengiklan untuk mengenalkan brand mereka karena fleksibel dan mudah, nyatanya banner ads masih sering dianggap mengganggu aktivitas yang dilakukan audiance

4. Interactive Page

undefined
Melibatkan audiance dalam iklan yang dibuat menjadi salah satu cara yang paling menarik untuk dilakukan. Persentase iklan tersebut untuk direspon akan jauh lebih tinggi karena dikemas dengan cara yang modern dan menyenangkan.
 
Saat melihat banyaknya pertanyaan yang mucul di layar smartphone yang mengharuskan untuk dijawab, di dalam hati kamu pasti akan tahu kalau itu merupakan sebuah survei. 
 
Ketimbang memberikan pertanyaan yang monoton, memikirkan konsep terbaik yang sesuai dengan goal yang ingin dicapai oleh para pengiklan lebih menarik untuk dilakukan. Meski hasilnya sama-sama melakukan survei dan mengumpulkan informasi audiance secara lengkap, tapi cara ini lebih menyenangkan bagi audiance untuk melakukannya.
 
Tren pemasaran digital yang semakin populer tentunya tidak akan disia-siakan untuk menarik jangkuan audiance yang lebih luas. Salah satu platform yang mampu menyajikan ke-4 tren iklan di atas yaitu HIGO. Lewat salah satu produk HIGO yaitu HIGOspot, brand mampu menjangkau iklan secara lebih luas dan terarah.
 
Memilih jenis iklan yang cocok diaplikasikan oleh brand sesuai dengan goal yang ingin dicapai juga menjadi keunggulan HIGOspot. Tak berhenti sampai di situ, laporan hasil iklan yang transparan dengan resume dari data analitik yang sangat membantu untuk membuat iklan yang lebih baik lagi untuk selanjutnya.

Topik Terkait

loading