Business Tips

5 August 2020

Strategi Pemasaran untuk Membangkitkan Bisnis Coffee Shop

Melakukan hal yang sama tidak akan menghasilkan perubahan
959 Views
Strategi Pemasaran untuk Membangkitkan Bisnis Coffee Shop Unsplash/Vladimir Proskurovskiy
Beberapa negara seperti Amerika Serikat, Italia, hingga Singapura mengumumkan bahwa negaranya telah mengalami resesi akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai. Ancaman resesi memang mengintai seluruh negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. 
 
Melansir dari The Balance, ada 5 indikator yang menyatakan bahwa suatu negara dapat dikatakan terkena resesi, seperti apabila masyarakat mengalami penurunan pendapatan dengan daya beli yang rendah, tingkat pengangguran meningkat, sektor manufaktur melemah, produk domestik bruto (PDB) menurun, hingga terjadi inflasi yang tinggi. 
 
Sejak aturan new normal diberlakukan, berbagai sektor usaha mulai kembali bangkit untuk menopang perekonomian Indonesia agar tidak terpuruk, salah satunya bisnis coffee shop. Dilansir dari VOI, Indonesia memiliki 3000 gerai coffee shop yang tersebar di seluruh wilayah, namun tidak semuanya mampu bertahan terkena terpaan pandemi Covid-19.
 
Membangkitkan bisnis coffee shop di tengah kekhawatiran masyarakat akan penularan virus Covid-19 yang semakin tinggi, menjadi pekerjaan yang tidak mudah. Para pelaku bisnis tidak hanya dituntut untuk memikirkan strategi pemasaran yang tepat serta efektif, tapi juga meyakinkan konsumen bahwa tempat coffee shop yang kamu miliki benar-benar terbebas dari Covid-19. 
 
Sebelum memulai untuk menerapkan berbagai strategi apa yang perlu dilakukan, kamu harus terbiasa dengan perubahan yang terjadi dan melakukan sesuatu hal yang berbeda. Untuk membangkitkan bisnis coffee shop yang sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan. Berikut kelima strateginya.
 

1. Bangun branding dengan cerita

Bangun branding dengan cerita Instagram/tokokopituku

Bertahan selama pandemi tentu saja hal yang sulit dilakukan, apa lagi bagi bisnis coffee shop yang mendadak sepi, karena konsumen lebih mementingkan untuk membelanjakan dana mereka membeli kebutuhan primer.
 
Dari segala kesulitan yang kamu alami dan akhirnya mampu bertahan hingga hari ini, maka ceritakanlah kisahmu kepada konsumen lewat sebuah konten. Sentuh rasa empati mereka dan berikan informasi bahwa coffee shop milikmu masih ada hingga saat ini.

2. Buat program share with your friends

Buat program share with your friends Buat program share with your friends

Meski banyak orang yang masih merasa khawatir untuk keluar rumah, tapi tidak sedikit yang ingin pergi ke coffee shop karena merasa bosan dan jenuh. Untuk memaksimalkan peluang ini, kamu bisa buat program share with your friends.
 
Buat spesial promo yang bisa digunakan oleh setiap orang yang datang bersama sahabat mereka dan minta mereka untuk share di media sosial pribadi dan tag official Instagram dari coffee shop kamu. 
 
Selain dapat meningkatkan kunjungan konsumen, kamu juga bisa meningkatkan engagement di media sosial dan tentu akan sangat berdampak positif untuk kebangkitan bisnis coffee shop yang kamu jalankan.
 

3. Buat paket kemasaran 1 liter include snack manis

Buat paket kemasaran 1 liter include snack manis Instagram/Starbucks Indonesia

Cepat menganalisa kebutuhan konsumen jadi cara yang tepat agar bisnis dapat bertahan di tengah pandemi. Mungkin bagi sebagian pecinta kopi sejati, pandemi Covid-19 tidak akan menghalangi mereka untuk tetap meminum kopi dari kedai favorit, meski intensitasnya tidak begitu sering.
 
Untuk menyiasatinya dan memudahkan konsumen agar tidak membeli berulang kali dan bisa dikonsumsi beberapa hari, membuat paket kemasan 1 liter dengan tambahan snack manis bisa jadi varian baru di coffee shop milikmu.
 
Cara ini sudah dilakukan oleh Starbucks dan beberapa coffee shop lainnya dan terbukti mendapat tanggapan positif dari para followers-nya di media sosial.

4. Pastikan konsumen dapat memesan dari berbagai platform

Pastikan konsumen dapat memesan dari berbagai platform Unsplash/Christian Wiediger

Kemudahan pemesanan memberikan user experience yang baik bagi konsumen. Sehingga dengan begitu, konsumen bebas memiliki platform mana yang biasa mereka gunakan. Kenyamanan seperti ini meski terlihat sederhana, namun memiliki dampak yang besar. 
 
Saat merasa nyaman, konsumen akan menaruh ingatan tersebut ke dalam otak mereka. Jadi saat ingin memesan kopi kembali, secara otomatis otak akan mengeluarkan ingatan tersebut dan akhirnya menjadikan coffee shop kamu memiliki peluang yang lebih besar untuk dibeli oleh konsumen.
 
Bangkit dari keterpurukan menjadi mimpi yang harus dijunjung tinggi para pelaku bisnis coffee shop. Lewat kerja keras, semangat, dan tekad selalu ingin belajar, menjadi pondasi yang akan mengantarkan bisnismu ke puncak kesuksesan. 
 
Mulai hari ini jangan patah semangat dan segera lakukan strategi pemasaran yang tepat seperti contoh di atas. Jika kamu ingin memaksimalkan fasilitas WiFi di coffee shop untuk mengenal semua pengunjung dan mengingatkan mereka akan coffee shop milikmu, atau menanyakan mereka apa yang perlu kamu perbaiki, kamu bisa gabung bersama HIGOspot dan dapatkan insight penuh tentang pengunjungmu secara real-time. Info selengkapnya info@higo.id.
 


terinspirasi
terhibur
suka
bangga
2 Komentar



all by raa
wah artikelnya sangat bagus kak. Dengan senang hati apabila dapat berkunjung di blog kami <b><a Href=https://allbyraa.blogspot.com>ALLBYRAA</a></b>
2020-11-26 06:38:13

Fazarella
Jadi mau punya usaha deh ah....
2020-09-23 08:54:39