Business Tips

7 April 2020

Strategi Agar Bisnis Kuliner Mampu Bertahan di Tengah Covid-19

Selalu ada harapan, meski di masa sulit!
1258 Views
Strategi Agar Bisnis Kuliner Mampu Bertahan di Tengah Covid-19 Unsplash/Dan Gold
Pembatasan ruang gerak atau physical distancing yang diterapkan selama pandemi Covid-19 begitu berpengaruh terhadap pertumbuhan bisnis di Indonesia, tak terkecuali bisnis kuliner.
 
Meski menurut Shinto Nugroho, selaku Chief Public Policy and Government Relations Gojek Group mengatakan, layanan Go-Food masih mendapat traffic yang stabil ketimbang layanan Go-Ride yang mulai lesu. Namun meski terlihat stabil, pada kenyataanya tak sedikit bisnis kuliner yang menutup gerainya untuk sementara waktu, sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan. 
 
Beberapa merchant higospot, melalui konfirmasi langsung ke pihak managemen yang terkait mengatakan, mulai menutup gerai mereka selama pandemi Covid-19, seperti 21 Factory Gelato & Coffee, JPW Cafe & Resto, hingga Kolibrew Cafe.
 
Bertahan di tengah serangan virus Covid-19 tentu bukanlah perkara yang mudah, bahkan Githa Nafeeza selaku CEO Shabu Hachi mengatakan telah menutup semua gerainya lewat teleconference di acara Mata Najwa. 
 
Bagi sebagian bisnis kuliner yang sampai sekarang masih tetap beroperasi, ada beberapa strategi dari Facebook Business yang perlu dilakukan agar mampu bertahan di tengah merebaknya virus Covid-19.

1. Jaga kesehatan dan jangan ketinggalan informasi

Jaga kesehatan dan jangan ketinggalan informasi Unsplash/Brian Mcgowan

Daya tahan tubuh yang baik sangat penting untuk bisa melawan virus Covid-19. Untuk itu mulailah peduli dengan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh dan pastikan rutin mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan vitamin C. 
 
Selain memerhatikan kondisi tubuh, sebisa mungkin jangan ketinggalan informasi terbaru tentang pandemi Covid-19. Pantau terus setiap perkembangan wabah virus ini melalui sumber yang terpercaya, seperti WHO atau Kementerian Kesehatan, guna dapat mengambil tindakan yang cepat dan tepat untuk menindaklanjuti berbagai perubahan yang mungkin akan berpengaruh ke pelangganmu.

2. Pertahankan komunikasi dengan pelanggan

Pertahankan komunikasi dengan pelanggan Unsplash/Nordwood Themes

Komunikasi yang tetap terjalin selama masa pandemi memiliki peran yang penting, tujuannya tentu untuk memudahkan para konsumen yang tetap ingin melakukan pembelian. Membagikan informasi penting secara lebih aktif bisa dilakukan lewat email blast, website, media sosial, atau media lain gunakan menjadi langkah untuk tetap mempertahankan komunikasi dengan para pelanggan.
 
Sebagai pemilik bisnis yang bergerak di bidang kuliner, kamu bisa membangikan informasi kepada konsumen tentang tindakan apa saja yang diambil untuk mengamankan area produksi.
 
Walking Drums, salah satu merchant higospot yang sudah melakukan tindakan tersebut. Melalui email blast, Walking drums menginformasikan kepada pelanggannya bahwa mereka menjadi kebersihan sebagai prioritas yang paling utama dalam proses pembuatan makanan agar terhindari dari bahaya virus Covid-19. 
 
Lewat judul For #WalkersMatters, We at Walking Drums Care, email blast ini mampu menarik para subscribers Walking Drums dengan open rate mencapai 46.48%. Angka ini terbilang baik mengingat untuk rata-rata open rate yang sehat ada pada angka 5% dan baiknya berada di antara 11 hingga 15%.
 
Selain Walking Drums, Stuja Coffee yang juga menjadi salah satu merchant higospot yang menyediakan PO untuk Es Kopi Susu Bumi 1 liter selama masa pandemi ini. Strategi ini dilakukan agar para penikmat kopi dapat menikmati kopi kapan saja tanpa perlu melakukan banyak order saat physical distancing.
 
Baca Juga
Hal yang Harus Dilakukan Usia Bepergian Saat Masa Covid-19

3. Cobalah mengadakan acara online

Cobalah mengadakan acara online Unsplash/Gabriel Benois

Selama menjalani physical distancing, masyarakat semakin bergantung pada dunia digital. Jadi jika kamu terpaksa harus menunda atau membatalkan acara cobalah beralih ke acara online. Ada banyak media digital yang bisa digunakan untuk membuat acara tetap bisa berlangsung meski posisinya kamu di rumah aja. 
 
Agar tetap engage dengan para followers, kamu bisa membuat konten live streaming tentang makanan apa yang mudah ditemukan dan cocok dikonsumsi selama menghadapi virus corona. Berikan juga tips mudah cara mengolahnya. Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian kamu terhadap para konsumen.
 

4. Siapkan rencana pelayanan pelanggan

Siapkan rencana pelayanan pelanggan Unsplash/Marten Bjork

Berkomunikasi dengan baik selama menghadapi masa sulit seperti sekarang ini sangatlah penting. Hubungan yang tetap terjalin dengan baik akan meningkatkan loyalitas konsumen dengan cara tetap melakukan pemesanan lewat online.
 
Wakaka Group salah satu merchant higospot yang memberikan informasi dengan jelas tentang layanan pesan yang bisa dilakukan konsumen selama menghadapi virus corona. Melalui akun Instagram-nya, mereka mengumumkan jam operasional pemesanan, radius jarak, hingga minimal pembelian. 

5. Buat daftar pertanyaan umum

Buat daftar pertanyaan umum Unsplash/Gabrielle Henderson

Perubahana jam operasional, menu, serta layanan delivery jadi pertanyaan umum yang pastinya akan sering ditanyakan konsumen. Jadikan jawaban dari ketiga hal di atas sebagai draft pertanyaan umum dan usahakan untuk selalu menjawab semua pertanyaan secara terperinci dan meyakinkan.
 
Bertahan di tengah pandemi Covid-19 bagi bisnis tentu tidaklah mudah. Namun, meski gerai kamu nantinya akan tutup dan hanya melayani delivery, strategi di atas tetap bisa diterapkan. 
 


terinspirasi
terhibur
suka
bangga
0 Komentar