Business Tips

28 December 2020

Mengenal Social Enterprise dan Manfaatnya Bagi Indonesia

Dukung Indonesia dengan beli produk lokal
79 Views
Mengenal Social Enterprise dan Manfaatnya Bagi Indonesia unsplash.com
Sebagai negara berkembang, Indonesia selalu lekat dengan masalah sosial. Setidaknya menurut Puspensos, ada beberapa masalah sosial ekonomi yang semakin bermunculan sejak pandemi, salah satunya masalah pengangguran yang semakin meningkat.
 
Menurut Badan Pusat Statistik, dari total penduduk usia kerja yang berjumlah 203,97 juta orang, setidaknya 29,12 juta orang terkena dampak dari pandemi. Angka ini tentu besar dan akhirnya membuat Indonesia mengalami resesi.
 
Guna menyelesaikan berbagai masalah sosial termasuk di dalamnya pengangguran, Indonesia tidak hanya perlu anak muda yang memiliki usaha, tapi juga peduli dengan isu sosial.
 
Social enterprise menjadi solusi yang bisa membantu Indonesia melawan berbagai isu sosial. Tidak hanya membuka lapangan pekerjaan baru, tapi juga memiliki misi untuk menyelesaikan masalah sosial yang kerap muncul. Lantas apa sebenarnya social enterprise itu? 
 
Social enterprise bukan hanya sebatas membuat usaha, namun memaksimalkan setiap keuntungan yang didapatkan untuk menyelesaikan masalah sosial. Setiap social enterprise biasanya akan concern terhadap satu isu sosial untuk diselesaikan. 
 

Cara Memulai Social Enterprise

Unsplash.com Cara Memulai Social Enterprise

Berbeda dengan kegiatan CSR atau social cause, social enterprise dibangun untuk mandiri secara finansial agar dapat mengatasi masalah sosial yang menjadi misi terciptanya usaha ini. 
 
Sebagai contoh, saat kamu concern dengan isu sampah plastik, kamu bisa membuat social enterprise di bidang kemasan ramah lingkungan yang tidak sekali pakai.
 
Semakin banyak kemasan ramah lingkungan yang terjual, maka semakin banyak orang yang telah sadar untuk tidak menggunakan kemasan plastik sekali pakai dan isu sampah plastik ikut berkurang.
 
Social enterprise memang begitu menarik untuk dibahas. Banyak anak muda yang mulai peduli dengan berbagai macam isu sosial dan ikut berkontribusi. Jadi bagi kamu yang ingin mencoba social enterprise kamu bisa memulainya dengan beberapa hal berikut ini.

1. Masalah sosial apa yang ingin kamu selesaikan

Fokus dengan masalah sosial apa yang ingin kamu selesaikan. Found8 menemukan, biasanya masalah sosial yang dipilih terinspirasi dari masalah yang mereka alami dalam kehidupan pribadi atau masalah yang ada di lingkungan sekitar mereka.
 
Hal ini biasa terjadi karena adanya kedekatan emosional yang akhirnya mendorong memilih isu sosial tersebut untuk diselesaikan. Bahkan dengan begitu, motivasi untuk membangun social enterprise semakin lebih kuat. 

2. Lakukan riset mendalam

Setelah menemukan isu sosial apa yang ingin kamu selesaikan, mulailah dengan melakukan riset pasar. Ada beberapa indikator yang perlu kamu riset untuk memulai social enterprise. Pertama riset seperti apa persona dari target audiens yang ingin kamu sasar, kedua isu sosial yang kamu pilih, dan apa yang sudah kompetitor lakukan. 
 
Riset mendalam ini akan sangat membantu kamu mendapatkan banyak informasi yang bisa digunakan untuk memulai usaha. Kamu bahkan bisa mendapatkan insight dari perusahaan lainnya yang sudah melakukannya terlebih dahulu, atau mungkin kamu bisa berkolaborasi dengan mereka.

3. Bagaimana caranya memberdayakan masyarakat sekitar

Memiliki pakem untuk sosial, social enterprise juga harus memikirkan bagaimana caranya bisnis kamu dapat memberdayakan masyarakat sekitar yang terdampak.
 
Sebagai contoh, jika kamu fokus dengan isu kekerasan pada wanita, kamu bisa mempekerjakan dan memberi pelatihan bagi para wanita yang pernah mengalami kekerasan agar bisa mandiri secara finansial.

4. Tentukan bisnis model yang tepat

Semakin pesatnya pertumbuhan teknologi akhirnya membuat banyak anak muda tertarik untuk memiliki bisnis. Bahkan menurut survei, 67 persen pelaku social enterprise di Indonesia didominasi oleh anak muda. Itu artinya semakin banyak perusahaan baru yang bermunculan dengan berbagai inovasi dan kreativitas di Indonesia.
 
Agar bisnis yang kamu dirikan nantinya bisa bertahan, kamu perlu menentukan bisnis model yang tepat. Bisnis model adalah sebuah gambaran bagaimana bisnis dapat memperoleh keuntungan. Di dalam social enterprise, keuntungan tersebut akan digunakan untuk mengatasi isu sosial yang dipilih.
 
Baca Juga
Startup Perlu Pilih Karyawan Potensial atau Berpengalaman?

Perusahaan Social Enterprise di Indonesia

Di Indonesia sendiri, sudah banyak anak muda yang menggunakan pakem social enterprise dalam menjalankan bisnisnya. Beberapa bisnis ini bisa jadi motivasi kamu untuk semakin semangat memulainya.

1. SASC

SASC sascofficial.com

Socially Aware Sexy Cosmetics atau yang disingkat dengan nama SASC jadi perusahaan yang menerapkan pakem social enterprise dalam bisnis yang dijalankannya. Perusahaan kosmetik yang didirikan oleh Priscilla Pangemanan sudah begitu terkenal di kalangan penikmat kosmetik lokal.
 
Lewat SASC, Priscilla membagi setengah keuntungan dari penjualan kosmetik untuk disalurkan ke berbagai kegiatan sosial dan yayasan amal yang ada di seluruh Indonesia.

2. Mendekor

Mendekor mendekor.com

Senang menghias ruangan agar terasa nyaman dan indah saat dipandang? Kamu bisa lihat berbagai furniture menarikyang dijual oleh Mendekor. Bekerjasama dengan pengrajin lokal, Mendekor memiliki misi untuk memberdayakan pengrajin lokal di berbagai daerah di Indonesia. 
 
Saat kamu mendekor ruanganmu bersama Mendekor, itu artinya kamu sudah membantu banyak pengrajin lokal di Indonesia untuk hidup lebih sejahtera.

3. Waste4change

waste4change waste4change.com

Sampah memang jadi permasalahan yang tidak pernah ada habisnya di Indonesia. Agar masalah ini bisa teratasi dengan baik Waste4change jadi start up yang peduli akan masalah sampah di Indonesia. 
 
Waste4change memiliki 2 layanan yang dapat dipilih baik untuk individu atau perusahaan. Salah satu program yang bisa kamu ikuti adalah Send Your Waste. Kamu bisa memilah sampah anorganik untuk di daur ulang secara optimal.
 
Baca Juga
Keberadaan social enterprise memang begitu sangat dibutuhkan di Indonesia. Semakin banyak bisnis yang memiliki pakem sosial, maka akan selaras dengan berkurangnya masalah sosial di Indonesia. 
 
Kamu dan kita semua harus percaya bahwa masalah sosial di Indonesia bisa teratasi tanpa perlu menunggu pemerintah melakukannya. Caranya kita sama-sama bergerak untuk melakukan berbagai hal yang bisa kita lakukan sekecil apapun dengan bermodalkan rasa empati yang besar.
 


suka
terinspirasi
terhibur
bangga
0 Komentar