Tech & Social Media

10 December 2019

Membangun Personal Branding Bagi Milenial di Media Sosial

Bangun citra positif lewat media sosial juga bisa
526 Views
Membangun Personal Branding Bagi Milenial di Media Sosial Unsplash/Patrick Amoy
Ada yang bilang apa yang kamu share atau post di media sosial bisa mencerminkan seperti apa kepribadian kamu sesungguhnya. Tentu ungkapan seperti ini tidak sepenuhnya salah, tapi juga tidak sepenuhnya benar.
 
Saat ingin mem-posting konten di media sosial, otak kamu secara sadar mengizinkan hal tersebut tersebar dan otomatis dilihat oleh banyak orang. Itu artinya posting-an tersebut menjadi sebuah respon dari apa yang sedang kamu alami atau rasakan sekarang.
 
Pengaruh media sosial begitu besar tentu tidak lepas dari jumlah penggunanya. Media sosial memang menjadi platform yang paling sering diakses milenial. Data riset yang dikeluarkan oleh Wearesosial Hootsuite pada Januari 2019 menunjukkan, Indonesia memiliki jumlah pengguna internet sebanyak 150 juta jiwa, di mana semuanya adalah pengguna media sosial dengan status aktif. Itu artinya media sosial memiliki kekuatan dan pengaruh yang besar dalam penyebaran informasi. 
 
Perannya yang begitu besar bisa kamu manfaatkan sebagai media untuk membangun personal branding. Langkah ini dilakukan bukan sebagai ajang pencitraan, melainkan sebuah langkah bijak ingin seperti apa dirimu terlihat. Membangun personal branding bagi milenial di media sosial bisa dimulai dari hal-hal sederhana seperti ini.

1. Hindari curhat di media sosial

Hindari curhat di media sosial Unsplash/Hans Vivek

Selalu menjalani kegiatan dengan perasaan bahagia memang sebuah kemustahilan. Kadang ada saja hal yang membuat kamu harus mengelus dada, padahal kamu merasa melakukan hal yang terbaik.
 
Hal-hal yang kurang menyenangkan hati jangan sampai membuat kamu mengeluarkan kalimat negatif di media sosial. Curhat di media sosial akhir-akhir ini banyak dilakukan oleh pengguna media sosial, padahal untuk membangun personal branding yang positif, hal pertama yang kamu lakukan adalah dengan menghindari sering mengeluh di media sosial.

2. Temukan passion dan tampilkan dalam bentuk konten

Temukan passion dan tampilkan dalam bentuk konten Unsplash/Ben Kolde

Apa pun profesi yang kamu geluti sekarang, pasti kamu memiliki kesukaan yang berbeda-beda. Meski hal yang kamu sukai bukan menjadi profesimu sekarang, kamu tetap bisa share apa pun hal yang kamu sukai lewat konten yang di posting.
 
Apa pun yang kamu sukai, kamu harus percaya diri. Sehingga dengan begitu, kamu bisa lebih santai dan effortless dalam melakukan segalanya dan energi positif yang ingin kamu utarakan lewat konten akan sampai ke setiap orang yang melihat.
 

3. Ikuti akun yang memberikanmu dampak positif

Ikuti akun yang memberikanmu dampak positif Unsplash/Cristian Dina

Pepatah tentang kamu akan dinilai dengan siapa kamu bergaul terdengar klise, tapi begitulah kenyataannya. Meski media sosial bukanlah lingkungan nyata, tapi apa pun konten yang di posting oleh akun yang kamu follow tetap akan muncul di timeline kamu. Itu artinya secara tidak sadar, sedikit banyak akan memengaruhi kamu dalam menilai sesuatu.
 
Agar bisa menciptakan personal branding yang baik, cobalah untuk mengikuti akun media sosial yang memberikan dampak positif bagi dirimu sendiri. Sehingga kamu bisa improve diri lebih baik lagi. 

4. Bergabung dengan komunitas yang kamu sukai

Bergabung dengan komunitas yang kamu sukai Unsplash/Perry Grone

Bergabung dengan komunitas yang kamu sukai bukan hanya bisa menambah wawasan, tapi juga membangun relasi dengan orang-orang baru. Setelah bergabung dengan komunitas yang kamu sukai, jangan sungkan untuk share kegiatan kamu di akun media sosial.
 
Membagikan acara keseruan di komunitas bukan berarti kamu ingin dianggap baik, tapi sebuah wujud nyata bahwa milenial seperti kamu juga bisa membawa perubahan yang bisa dimulai dari hal yang kamu sukai. Langkah ini sebagai ajakan agar anak muda lainnya juga bisa ikut ambil bagian memberikan dampak positif bagi sekitar.

5. Bijak dalam memberikan komentar

Bijak dalam memberikan komentar Unsplash/Yura Fresh

Kebebasan memberikan pendapat memang hal yang diperbolehkan di Indonesia, tapi jangan sampai ini membuat kamu kebablasan dalam memberikan komentar.
Bijak memberikan komentar membuktikan bahwa kamu adalah pribadi yang tidak mudah tersulut amar, pintar mengatur emosi, dan selalu berpikir jernih sebelum bertindak. Ketiga hal ini bisa membangun personal branding yang baik.
 
Membangun personal branding melalui media sosial bagi milenial menjadi langkah yang tepat. Media sosial membantu kamu dalam mendapatkan citra yang ingin kamu tampilkan dan akan sangat membantu kamu di dunia karir. 
 
Jika kamu milenial yang ingin menuangkan banyak ide untuk membuat perubahan, kamu bisa bergabung menjadi keluarga baru HIGO. Jangan sungkan buat kirim portofolio dan CV kamu ke sini ya.
 
 


terinspirasi
terhibur
suka
bangga


0 Komentar