Lifestyle

28 July 2020

Apa yang Buat Kamu Insecure? Yuk, Jabarkan dan Selesaikan

Terima dan jangan benci dirimu!
179 Views
Apa yang Buat Kamu Insecure? Yuk, Jabarkan dan Selesaikan Unsplash/Adi Constantin
Kamu pasti sering mendengar ungkapan "Yang paling mengenal kamu adalah diri kamu sendiri". Ungkapan tersebut memang begitu terkenal dan sering digunakan sebagai kalimat penyemangat.
 
Namun, saat ada pendapat yang tidak baik tentang dirimu dari orang asing, seketika kamu langsung kepikiran dan sedih. Padahal kamu sangat percaya bahwa kamulah yang paling mengenal diri sendiri, bukan orang lain. 
 
Itu artinya, mempraktekannya di kehidupan nyata tidaklah semudah yang diucapkan. Terlalu memikirkan pendapat orang lain tentang dirimu akan menimbulkan perasaan insecure. Meski terlihat sepele, tapi perasaan insecure yang kamu alami akan sangat berpengaruh pada kehidupan yang kamu jalani. 
 
Raden Prisya selaku penggagas Mom's Recharge Session, sekaligus praktisi mindfulness mengungkapkan, setiap orang pasti pernah menganggap rendah dirinya sendiri dengan kasus yang berbeda-beda.
 
Jadi kamu jangan pernah merasa, hanya kamu seorang yang memiliki perasaan tersebut. Untuk bisa mengatasi perasaan insecure, kamu perlu menjawab beberapa pertanyaan ini.

1. Hal apa yang menjadi kelemahan kamu?

Hal apa yang menjadi kelemahan kamu? Hal apa yang menjadi kelemahan kamu?

Setiap orang terlahir dengan keunikannya masing-masing dan begitu juga dengan kamu. Ada kalanya hal yang menurut kamu mudah, tapi sulit untuk dilakukan oleh orang lain. 
 
Manusia memang terlahir dengan kelebihan dan kekurangan. Saat kamu bisa menerima kelebihan yang ada pada diri sendiri, itu artinya kamu memiliki peluang yang besar untuk bisa menerima kekurangan kamu juga. 
 
Saat kamu terlalu fokus dengan kekurangan yang ada pada diri kamu, semua kelebihan yang kamu miliki seakan tertutup dan tak terlihat. Hal seperti ini yang membuat kamu sulit untuk percaya dan menyayangi diri sendiri.

2. Siapa saja orang yang ingin kamu dengarkan?

Siapa saja orang yang ingin kamu dengarkan? Pexels/Mikoto.raw

Tidak semua pendapat dan saran yang dilontarkan untukmu harus diterima. Setiap orang berhak untuk berpendapat, tapi kamu juga bebas untuk memilih siapa orang yang ingin kamu dengarkan dan abaikan. 
 
Ada kalanya pendapat mereka bukan untuk memberikan kamu dukungan agar lebih semangat berjuang, tapi memadamkan semangat kamu untuk mencapai apa yang kamu impikan.
 
Jika dirasa seperti itu, mengabaikan ucapan mereka dan fokus dengan apa yang kamu lakukan bersama orang-orang yang menjadi support system jauh lebih penting.  
 

3. Apa yang sebenarnya bisa kamu ikhlaskan?

Apa yang sebenarnya bisa kamu ikhlaskan? Pexels/Pixabay

Kemarin, hari ini, dan esok adalah sepenggal cerita panjang dari yang namanya kehidupan. Menginginkan kebahagian selalu itu pasti mustahil adanya, karena di dalam hidup kamu akan berpapasan dengan situasi yang buruk. 
 
Mengingatnya di dalam hati hanya akan menjadi beban yang seakan tidak berujung. Untuk membebaskan dirimu dari perasaan insecure atas situasi dan ucapan buruk orang lain, mulailah untuk belajar mengikhlaskan. 
 
Di dalam proses mengikhlaskan agar terasa lebih mudah, kamu bisa mencoba untuk mengikuti terapi memaafkan (Forgiveness Therapy). Terapi ini akan membantu kamu untuk mengekspresikan emosi, memahami penyebab emosi, membantu untuk membangun perasaan aman, dan meyakini untuk memulai lembaran baru dalam hidup.

4. Apa yang menjadi beban kamu sekarang?

Apa yang menjadi beban kamu sekarang? Pexels/Meigi

Coba tanyakan pada diri sendiri apa yang menjadi beban kamu selama ini? Apakah hubungan dengan kekasih, pekerjaan, atau keluarga? Kira-kira dari ketiga ini mana yang paling membuat kamu sering sulit terlelap saat malam hari? 
 
Saat sudah menemukan apa yang selama ini jadi beban bagi kamu, segeralah selesaikan. Menunda dan menghindarinya hanya akan membuat hidupmu sulit untuk merasa tenang dan perasaan insecure tidak bisa hilang. 

5. Kehidupan seperti apa yang ingin kamu jalankan?

Kehidupan seperti apa yang ingin kamu jalankan? Unsplash/Kinga Cichewicz

Saat merasa hidup yang kamu jalankan tidak sebanding dengan kehidupan yang orang lain jalani, lantas kehidupan seperti apa yang sebenarnya ingin kamu jalankan? Apakah dengan melepas dan mengabaikan semua yang kamu miliki sekarang, termasuk mereka yang selalu mendukungmu akan membuat kamu merasa bahagia?
 
Hidup yang kamu impikan belum tentu seindah kenyataannya. Tapi hidup yang kamu jalani sekarang adalah sebuah anugrah yang bisa kamu syukuri jika kamu menjalani hidup dengan penuh kesadaran.
 
Kadang kebahagian yang selama ini kamu cari sudah ada di depan mata, namun karena terlalu sibuk memikirkan yang belum kamu miliki semuanya terasa tidak tampak.
 
Setelah menjabarkan semua kekhawatiran dan ketakutan yang kamu rasakan, itu artinya sudah waktunya kamu untuk berani menyelesaikannya dan terbebas dari perasaan insecure.
 
Satu hal yang perlu kamu ingat, kamu tidak perlu mencari kebahagiaan, tapi kamu hanya perlu membuat kebahagianmu sendiri tanpa perlu mengikuti standar orang lain. Jangan benci dirimu ya, karena kamu terlalu berharga!
 


suka
terinspirasi
terhibur
bangga


0 Komentar